Cara Menanam Porang Dari Katak, Ternyata, Mudah Banget, Lho..

Cara menanam Porang dari katak pada lahan pertanian yang terbuka memang relatif mudah, dengan potensi keuntungan yang menjanjikan di masa depan.

Porang.jpg
Cara menanam Porang dari katak pada lahan pertanian yang terbuka memang relatif mudah, dengan potensi keuntungan yang menjanjikan di masa depan.

Belakangan ini, cara menanam Porang dari katak menjadi bahan perbincangan karena potensinya yang cukup menjanjikan di masa mendatang. Umbi tanaman ini disebut-sebut mempunyai segudang manfaat  dalam bidang industri, makanan, ataupun kesehatan. Maka dari itu wajar saja, jika disebutkan, bahwa Porang bisa menjadi sumber ekonomi di masa depan.

Ini Dia, Cara Menanam Porang Dari Katak yang Paling Mudah!

Meskipun tanaman Porang relatif mudah tumbuh, namun untuk hasil maksimal, dianjurkan menanamnya di lahan yang terbuka. Sebagai referensi, berikut adalah beberapa langkah mudah cara menanam tanaman Porang dari katak di lahan terbuka, yang perlu Anda ketahui.

1. Siapkan Lahan Pertanian Terbaik

Sebelum menaman Porang, terlebih dahulu Anda perlu menyiapkan lahan pertanian yang terbuka. Kemudian gemburkan lahan pertanian tersebut serta bersihkan dari ancaman berbagai macam jenis gulma.

Kalau tanah tersebut sudah gembur, Anda bisa membuat guludan lahan tanam, dan kemudian membuat lubang tanam, dengan ukuran sekitar 25 x 50 cm atau bisa juga 25 x 60 cm. Pada masing-masing lubang tersebut, taburkan pupuk kompos organik dan juga sekam, agar pertumbuhan Porang bisa berjalan maksimal nantinya. Perlu Anda ketahui, bahwa Porang termasuk tanaman monokultur, sehingga cara menanam porang dari katak tidak boleh diselingi dengan tanaman lainnya.

2. Cara Menanam Porang Dari Katak Di Lahan Pertanian

Proses penanaman Porang sebenarnya relatif mudah. Jika Anda ingin menanam menggunakan biji Porang, ada baiknya disemai terlebih dahulu, sebelum akhirnya ditanam di lahan. Barulah, saat Porang sudah tumbuh dan berumur sekitar 5 (lima) bulan,  maka Porang tersebut akan menguning, hingga akhirnya mati. Pada saat itulah, katak pada tangkai daun akan mulai berjatuhan.

Katak atau bulbil inilah yang nantinya bisa Anda ambil dan dijual dengan harga sekitar Rp 11.000 hingga Rp 15.000 untuk setiap kg. Pada saat musim kemarau, tanaman Porang akan memasuki siklus alami, yakni mengalami dormansi. Dan akan kembali tumbuh pada saat  musim hujan tiba, dengan jumlah anakan dan umbi yang lebih besar, untuk dipanen nantinya.

3. Proses Perawatan Tanaman Porang

Meskipun cara menanam Porang dari katak bisa dilakukan dengan mudah, namun Anda tetap perlu cermat dan bijak dalam melakukan perawatan. Hal ini bertujuan agar Porang tersebut bisa memberikan hasil yang optimal saat dipanen. Berikut adalah beberapa perawatan umum yang dibutuhkan oleh tanaman Porang :

1.Pembersihan Gulma

Proses penanaman Porang sebaiknya dilakukan pada awal musim hujan. Maka tidak heran, jika nantinya, akan ada banyak gulma yang tumbuh. Agar pertumbuhan Porang bisa maksimal, Anda perlu membersihkan gulma di sekitar Porang, agar tanaman tersebut bisa tumbuh maksimal.

2. Penimbunan Guludan Secara Berkala

Saat Porang sudah tumbuh agak tinggi, Anda bisa menimbun pangkal batang pohon dengan menggunakan tanah yang ada di sekitar pohon. Tujuannya, agar batang pohon Porang bisa tumbuh tegak.

3. Proses Pemupukan yang Tepat

Pupuk adalah suplemen penting untuk pertumbuhan Porang. Pemberian pupuk ini pada umumnya diberikan sebanyak 2 kali. Yakni, pupuk kompos saat sebelum penanaman Porang. Sedangkan pemupukan kedua diberikan saat Porang sudah mulai tumbuh.

4. Proses Penjarangan Tanaman Porang

Setiap bibit Porang bisa saja tumbuh antara 3 hinggga 4 batang. Apabila tidak dilakukan proses penjarangan, maka hal ini tentunya, bisa mengganggu pertumbuhan Porang, serta perkembangan umbi tidak bisa maksimal.

Demikianlah pembahasan terkait dengan cara menanam Porang dari katak. Porang yang ditanam dari katak bisa dipanen pada saat umurnya antara 18-24 bulan setelah proses penanaman. Semoga pembahasan ini bisa bermanfaat bagi Anda, yang kini tengah merintis memulai usaha/bisnis Porang.