Jangan Sembarang Diberi Pupuk, Beginilah Pemberian Pupuk untuk Bunga Mawar yang Benar

Terdapat berbagai tips memberikan pupuk untuk bunga mawar, supaya mawar tumbuh merekah dan berbunga. Yuk, simak informasinya di bawah ini!

Ilustrasi Bunga Mawar
Mawar merupakan salah satu jenis bunga yang banyak digemari oleh masyarakat Indonesia. Oleh karena itu, menjaga mawar supaya dapat tumbuh subur dan selalu berkembang merupakan suatu hal yang penting bagi Anda yang memiliki usaha budidaya mawar. Sehubungan dengan hal tersebut, apa saja tips memberikan pupuk untuk bunga mawar? Mari, simak informasi berikut ini!

Tips Memberikan Pupuk Untuk Bunga Mawar

Dalam memberikan pupuk untuk tanaman hias jenis mawar ini, ada baiknya Anda melakukan beberapa tips berikut ini. Setidaknya, agar bunga mawar yang Anda miliki, bisa tumbuh subur dan cepat berbunga. Diantaranya :

1.Memperhatikan Komponen Pupuk

Secara keseluruhan, pupuk memiliki 3 komponen utama, yaitu Nitrogen, Fosfat, dan Kalium. Komponen ini memiliki fungsi tersendiri dalam pertumbuhan bunga mawar. Nitrogen dapat mendorong pertumbuhan bagian daun dan batang dari bunga mawar. Sedangkan Fosfat, berfungsi dalam menyokong pertumbuhan buah serta bunga. Dan yang terakhir, Kalium memiliki peran dalam mendorong dan memaksimalkan pertumbuhan akar.

2. Memperhatikan Rasio Kandungan Pupuk

Untuk menghasilkan bunga mawar yang dapat merekah dengan sempurna, dan memiliki daun yang lebat, maka pilihlah pupuk dengan kandungan fosfat yang lebih tinggi. Selain rasio kandungan pupuk, untuk memaksimalkan pertumbuhan mawar, perhatikan beberapa hal penting lainnya, seperti nutrisi yang cukup, udara, air, dan sinar matahari.

3. Pupuk Organik

Pupuk organik merupakan pupuk yang berasal dari makhluk hidup. Baik tumbuhan maupun hewan. Pemberian pupuk organik pada suatu tanaman dinilai efisien untuk meningkatkan kualitas tanah, yang selanjutnya akan memberikan dampak baik untuk pertumbuhan bunga mawar.

Contoh dari pupuk untuk bunga mawar yang bersifat organik ini, bisa Anda gunakan adalah ekstrak kulit pisang. Kulit pisang sendiri terbukti memiliki kandungan fosfor yang tinggi, sehingga dapat memaksimalkan pertumbuhan bunga mawar.

Cara pembuatan ekstrak kulit pisang adalah dengan mencincang sekitar dua atau tiga kulit buah pisang. Kemudian cincangan tersebut ditanam, kurang lebih sekitar 10 cm di area bunga tersebut. Namun, proses ini harus Anda lakukan dengan baik, supaya akar tanaman bunga mawar tidak mudah rusak. Jika Anda memiliki blender, maka akan lebih praktis. Anda dapat memblender kulit pisang tersebut menggunakan blender dengan sedikit air. Sehingga dihasilkan pupuk ekstrak kulit pisang.

4. Pupuk Anorganik atau Pupuk NPK

Jika Anda ingin menanam bunga mawar sebagai hiasan, yang akan Anda letakkan di dalam pot. Maka pupuk yang disarankan untuk Anda adalah pupuk anorganik. Pemberian pupuk juga tidak dilakukan setiap hari, melainkan setiap 2 minggu sekali.

Dalam membeli pupuk anorganik, kandungan dalam pupuk akan tersedia di kemasannya, sehingga Anda bisa mengatur komponen, mana yang lebih dibutuhkan oleh tanaman bunga mawar Anda. Cara pemberiannya  yaitu dengan mengambil pupuk NPK sebanyak 1 genggaman tangan, yang terdiri dari 20 sampai 30 butir, kemudian letakkan diatas media tanam. Cara pemberian lainnya yang dapat Anda coba adalah dengan melarutkan pupuk NPK ke dalam air, kemudian disiramkan ke media tanam bunga mawar. Usahakan jangan sampai terkena batang mawar itu.

Kesimpulannya, dalam memberikan pupuk untuk bunga mawar  ini seharusnya dilakukan  dengan memperhatikan kandungan atau komposisi dari pupuk tersebut, memperhatikan rasio dari masing-masing komponen, serta memilih pupuk organik atau pupuk anorganik, yang disesuaikan dengan kebutuhan Anda. Semoga informasi ini dapat bermanfaat dan dapat membantu Anda dalam memilih pupuk untuk tanaman mawar yang Anda miliki.